Rambu Larangan Masuk - Bagian 1

Rambu Larangan Masuk merupakan salah satu jenis rambu larangan, sebagaimana tertulis dalam Peraturan Menter No. 13 Tahun 2014 ayat 11, sbb :

(2) Rambu larangan masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (2) huruf b terdiri atas rambu:
a. larangan masuk bagi kendaraan bermotor dan  tidak bermotor;
b. larangan masuk bagi kendaraan bermotor jenis tertentu;
c. larangan masuk bagi kendaraan tidak bermotor jenis tertentu; dan
d. larangan masuk bagi kendaraan dengan berat dan dimensi tertentu. 

 

 Untuk penempatan larangan masuk salah satu yang perlu diperhatikan sbb :
Penempatan rambu larangan masuk sebagaimana dimaksud dalam Pasal 11 ayat (2) huruf b harus diawali  dengan menempatkan rambu larangan memutar balik dan belok kanan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 12 ayat (4) huruf f


Rambu Larangan masuk memiliki ciri sebagai berikut :

a. warna dasar putih;

b. warna garis tepi merah;

c. warna lambang hitam; dan

d. warna huruf dan/atau angka hitam.

 Ukuran rambu larangan masuk sbb :

jual larangan
Ukuran Rambu Larangan Masuk
ukuran rambu larangan
Ukuran Rambu Larangan Masuk Standar

harga rambu larangan
Ukuran Rambu Larangan Masuk dengan ketentuan lebar dan tinggi


rambu dilarang masuk


Ukuran Standar Daun Rambu Larangan Masuk






























Rambu Larangan Berjalan Terus

Rambu Larangan memiliki bentuk tidak hanya bulat, tapi beberapa untuk larangan berjalan terus ada yang memiliki bentuk segi 8, segitiga dan palang X. Semuanya bertujuan untuk memudahkan pengguna jalan raya untuk melihat  tanda larangan di dekatnya. Rambu Larangan Berjalan Terus   ada beberapa jenis, untuk contohnya bisa dilihat sebagai berikut :


jual rambu larangan
Rambu Larangan Berjalan Terus

Larangan Berjalan Terus karena Wajib  Berhenti Sesaat dan/ atau Melanjutkan Perjalanan Setelah Dipastikan Selamat dari
Konflik Lalu Lintas dari Arah Lainnya










jual rambu larangan

Larangan Berjalan Terus karena Wajib Memberi Prioritas Kepada Arus Lalu Lintas dari Arah yang Diberi Prioritas








jual rambu larangan
Larangan Berjalan Terus Sebelum Melaksanakan Kegiatan Tertentu contoh:Larangan Melanjutkan Perjalanan Sebelum Membayar Tarif Tol.








jual rambu jalan

Larangan Berjalan Teruspada Bagian Jalan Tertentu Sebelum Mendahulukan Arus Lalu Lintas yang Datang dari Arah Berlawanan






rambu larangan
Larangan Berjalan Terus pada Perlintasan Sebidang Lintasan Kereta Api Jalur Tunggal Sebelum Mendapatkan Kepastian  Selamat dari Konflik.








rambu jalan

Larangan Berjalan Terus pada Perlintasan Sebidang Lintasan Kereta Api Jalur Ganda Sebelum Mendapatkan Kepastian Selamat dari Konflik

Rambu Larangan

Rambu larangan merupakan rambu lalu lintas yang bertujuan untuk menyatakan perbuatan yang dilarang dilakukan oleh para pengguna jalan. Bebebrapa contoh yang umum antar lain rambu dilarang parkir, rambu dilarang berhenti, rambu dilarang membunyikan klakson. Secara umum rambu larangan memiliki ciri yang ditulis secara jelas dalam pasal 13 Peraturan menteri Perhubungan No. 13 tahun 2014

sebagai berikut :

a. warna dasar putih;

b. warna garis tepi merah;

c. warna lambang hitam; dan

d. warna huruf dan/atau angka hitam.


jual rambu lalu lintas
Contoh Rambu Larangan



Berikut ini adalah kutipan mengenai rambu peringatan sesuai dengan peraturan menteri perhubungan Republik Indonesia dengan Nomor PM 13 Tahun 2014 tentang Rambu Lalu Lintas untuk ketentuan tentang rambu larangan.